aku nyaris tak mengenali lembut dan tabah
yang dulu amat kupuja dalam dirimu
kemana perginya?
kala aku datang dengan segenap cinta
kau cibir sinis dengan berdusta
bahkan percaya pun tak pernah kau punya
mengapa?
aku menyerah, aku mengalah
mengundurkan diri dari segala pedih
aku terluka, justru karena aku mencinta
katakan mengapa?
memandangmu dari kejauhan
dengan sisa kekaguman yang kupunya
berbahagialah dalam segala jalanmu
meletakkan pena untuk segala tulisan cerita
meletakkan hati untuk segala cinta yang pernah ada
menutup buku kita.
Advertisement