3 November 2008 at 12:53 am (Celoteh)
….
Akhirnya aku bisa menepati janjiku pada diriku sendiri. Aku gak akan menitikkan air mata di depannya, meskipun untuk itu tenggorokanku tercekat karena menahan isak dan kata-kata yang ingin terucap.
Aku menatapnya diam-diam. Menelusuri garis wajah yang sebentar lagi mungkin tak akan pernah kulihat lagi. Betapa aku akan sangat merindukannya, ucapku dalam hati.
Dan detik itu pun tiba, detik saat aku harus melihatnya melangkah pergi. Hanya sebuah jabat tangan dan ucapan selamat jalan yang mampu aku ucapkan. Hampir hancur pertahananku ketika dirinya memasuki gerbang dimana aku tak bisa mengikutinya lagi, segera kuberbalik dan tanpa menoleh lagi kutinggalkan tempat itu.
Perjalanan pulang terasa lebih panjang. Sunyi. Menyakitkan. Air mata itupun jatuh.
Amanahnya segera kulakukan. Ini tanggungjawabku untuknya.
Di keheningan kamar aku terdiam. Potongan-potongan peristiwa berjalan di depan mataku seperti sebuah gulungan rol film. Terlalu indah untuk dilupakan, dan kuharap masih akan ada waktu bagiku menciptakan potongan-potongan gambar yang lain dengannya.
Dia memang sudah pergi. Menempuh jalan hidupnya yang baru.
Ada rasa yang ingin kucipta, bahwa dia selalu dekat bagiku.
Karena bukan masalah dia ada disana…atau dimana…..
Karena dia ada disini…di dekatku…..di dalam hatiku.
Dan garis wajah itupun ikut tersimpan rapi di sebuah sudut hatiku.
1 Comment
14 September 2008 at 8:11 am (Celoteh)
Aku pengen Mocca dengerin lagu ini. aku pengen nyanyiin buat dia, tapi masih sadar diri kalo suaraku gak bagus-bagus amat. lebih baik lagi kalo Mocca dengerin yang versinya Shakila…lebih menggigit lagunya.
Bridge Over Troubled Water
When you’re weary, feeling small,
When tears are in your eyes, I will dry them all;
I’m on your side. when times get rough
And friends just can’t be found,
Like a bridge over troubled water
I will lay me down.
Like a bridge over troubled water
I will lay me down.
When you’re down and out,
When you’re on the street,
When evening falls so hard
I will comfort you.
I’ll take your part.
When darkness comes
And pains is all around,
Like a bridge over troubled water
I will lay me down.
Like a bridge over troubled water
I will lay me down.
Sail on silver boy,
Sail on by.
Your time has come to shine.
All your dreams are on their way.
See how they shine.
If you need a friend
I’m sailing right behind.
Like a bridge over troubled water
I will ease your mind.
Like a bridge over troubled water
I will ease your mind.
Dah ya Mocca….yang lalu biar berlalu. I’m here for you.
Go Mocca go……!!!
2 Comments
12 September 2008 at 1:19 am (Celoteh)
Tags: boyong kalegan, produksi 1
Gak tau kenapa tiba-tiba pengen nulis tentang kegundahan hatiku. Sedih euy..banyak teman kantor yang resign satu per satu. Mereka dah seperti keluarga bagiku di jogja ini, aku selalu tau bahwa pasti suatu saat perpisahan2 kaya gini bakal terjadi, tetapi entah kenapa…aku selalu sedih setiap tau ada yang mau resign atau malah secara mendadak menjabat tanganku untuk say good bye.
hix..hix….sedih banget..apalagi denger gosip “kakak” ku juga bakal ikutan hengkang dari sini. Sampai kebawa mimpi euy….hancur hatiku
(
Menurutku gak salah sama sekali kalo mereka pengen hengkang dari sini. Kantor ini tak lagi cukup memikat kami. Untuk membuat seorang karyawan betah dan semangat bekerja, bukan hanya gaji yang utama tapi juga kemampuan kantor untuk mengikat jiwa kami agar selalu mau berjuang bersama disini.
Dulu pas masih di divisi produksi, aku masih inget sampe nangis sengguk-sengguk pas mas pituruh resign…duh…..secara dia adalah orang pertama yang mau jadi temanku ketika aku baru masuk pertama kali di kantor ini. Dilanjutkan dengan resign beberapa teman wanita yg cukup deket sama aku…ajeng…maya…alpons…
Padahal saat masih di produksi, justru aku merasakan ikatan kekeluargaan yang tererat selama aku ada disini. Maem-maem bareng…olok-olokan…dengerin radio “waton muni” nya Pakdhe ato bahkan diskusi berat saat digembleng ngurusi SI Akademik. Duh…dah pada dimana ya mereka….(pikiranku menerawang….sedih banget)
tapi hidup harus terus berjalan kan?
dan itu yang sedang kucoba nikmati.
Thanks buat Mas Dian yang kemaren dah ngajak maem-maem di boyong kalegan se-erte 01 (istilah untuk personil ruangan Produksi 1), rosa seneng baaaangeeett…Bisa liat Pakdhe yang bener2 dah punya anak sekarang….ngeliatin wajah2 yg dulu single tapi sekarang dah jadi double..hahaha….pokoknya seneng. Makasih ya….
So..untuk kesekian kali aku bilang have i told you lately that i love you all ?
i hope so not….

Maem di Boyong Kalegan
6 Comments
7 June 2008 at 5:05 am (Celoteh)
Tags: gamatechno, wati

Wati adalah mbak-mbak yg duduk di sebelah meja kerjaku dah hampir sebulan ini. Dia adalah karyawan by project yg dikontrak ama kantorku. Kalem..putih..cantik..dengan segudang talenta. Hahaha…menyenangkan pokoknya.
Bersama wati, aku belajar banyak hal. Belajar ngedit gambar, belajar tentang ensiklopedia budaya, belajar sabar *loh?*, belajar mengenal lagu-lagu jadul….so many thing to learn.
Sedihnya…kenapa cuma sebulan ya kebersamaannya? Habis ini aku kesepian lagi….gak ada temen maem lagi…sendirian lagi..diomelin bos sendiri..hix..hix..hix..
Duh…pak manager HRD…mbok wati diangkat jadi karyawan aja di kantor ini. Gak rugi kok…..
17 Comments
27 May 2008 at 6:49 am (Celoteh)
Tags: bangkit
Bangkit itu maksa…
Maksa anak meja sebelah buat ajarin aku cara ngedit foto
Bangkit itu mencuri….
Mencuri master software-sofware di fileserver untuk dipelajari
Bangkit itu bikin meja…
Bikin meja berantakan gara-gara semua buku tutorial terbuka di meja
Bangkit itu dendam…
Dendam untuk ngedit foto “dia” jadi seseram setan
Bangkit itu lembut…
Lembut retouchnya biar tidak ada yang menyangka ini hasil rekayasa
Bangkit itu tertawa…
Tertawa saat melihat hasil karya bagus luar biasa
Bangkit itu aku…
Hanya untukmu, selalu….
9 Comments
7 May 2008 at 6:36 am (Celoteh)
Tags: ingin
1. Pengen dapet kerja di Banyuwangi (hix..hix..hix…kapan ya kesampaian? )
2. Pengen ngerti tentang ilmu networking pada komputer beserta ublekuteknya.
3. Pengen menikah di 10-10-2010 (….duh….:) )
4. Pengen……. (masih dipikirkan…)
3 Comments
30 April 2008 at 3:59 am (Celoteh)
Tags: baru, bimo
Lagi-lagi…ada Mas Bimo dibalik peluncuran wordpress ku ini.
Makasih ya mas..dah dikasih pengarahan.
1 Comment